Pilih Stabil tapi Kuno atau Kurang Stabil tapi Modern?

1 comment
Setelah sekian lama mengadopsi Ubuntu dan deviratnya, ane berkesimpulan bahwa Ubuntu ini termasuk cepat dalam mengadopsi teknologi terbaru. Hal ini nampak dari dipakainya Kernel Linux yang hampir selalu paling baru dikelasnya. Saat Kernel resmi terbaru dikeluarkan, beberapa minggu kemudian Ubuntu sudah mengadopsinya. Pun dengan aplikasi-aplikasi yang dibawa Ubuntu, mayoritas adalah yang terbaru.

Namun setelah ane perhatikan, pembaruan yang cepat ini adalah kebanyakan perbaikan bug dari versi-versi sebelumnya, dengan kata lain sebenarnya versi yang tertanam saat ini terdapat banyak bug, yg walaupun tidak sering nongol pada pemakaian sehari-hari.

Awalnya ane lihat hal itu biasa dalam dunia IT, sampai ane menginstall Debian 7

Pertama kali ane menginstall Debian 7, ternyata teknologi yg dipakai adalah teknologi 2-3 tahun yang lampau! Ane sempat kaget, sampai ane iseng-iseng menginstall modem ZTE ane yang tidak bisa diinstall pada Ubuntu, hasilnya bisa! Modem ZTE ane itu ternyata bisa berjalan mulus di Debian 7 yang mengadopsi fitur-fitur lawas itu.

Lalu ane baca-baca artikel di internet dan menemukan bahwa Debian adalah sebuah sistem yang mementingkan kestabilan daripada fitur.

Jadi, tergantung user, lebih memilih kestabilan sistem atau fitur terbaru. Fitur terbaru memang mengasyikkan, namun jika ada masalah kita harus siap menerimanya dan paling tidak tahu cara mengatasinya.


If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

1 comment:

  1. Stabil tapi Kuno menurut saya lebih keren mas bro, karena bagi saya nilai kestabilan lebih tinggi dari pada fitur2 yang baru :)

    topek.web.id nitip link mas :D

    ReplyDelete